Kamis, 16 Januari 2014

Working at Home

Woooow, sudah lama sekali tidak menulis disini yah :D
Now i'm baaaack.
mau sedikit berbagi tentang bekerja di rumah.

Beberapa hari lalu tepatnya saat long weekend (11 - 14 Januari 2014), didukung oleh cuaca mendung dan sering hujan, ditambah sedang liburnya perkuliahan membuat saya jadi malas-malasan untuk ke kampus. Akhirnya selama 2 hari (jum'at dan senin) memutuskan untuk kerja di rumah saja, menyelesaikan paper, buku, dan setumpuk kerjaan lainnya. Di satu sisi, kerja di rumah menyenangkan karena tidak perlu capek-capek di perjalanan, bisa leluasa ganti gaya duduk di kursi (maklum, di kantor satu ruangan rame2), daaan bisa tetap ngawasin si kecil. Nah, yang terakhir ini sebenarnya yang membuat kontroversi hati..hehe. Kenapa? baru saja nyalain laptop, si kecil langsung datang menghampiri ingin ikut "bantuin" ibunya kerja. Disangkain lagi main kali ya ama laptop (si unyil)..hehe. Kalau sudah begini, terpaksa mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya main yg lain, biar tidak mengacak-acak kerjaanku :(
Beberapa kali terpaksi "menyerahkan" anakku ke pada si mbak biar di ajak main dan saya tetap bisa kerja. Daan, ini kadang-kadang jadi pikiran. Memikirkan apakah ia kecewa ketika saya tolak untuk main bersama? apakah ia sedih padahal mau main sama ibunya tapi malah di kasih ke mbak... huhuhuhu.
Tapi, kalau tidak begini akhirnya kerjaan tidak bisa selesai.

Teringat tulisan seorang teman bahwa "bekerja dari rumah tidak cocok untuk semua ibu".
Mungkin kalau anaknya sudah besar, bisa main sendiri, memang lebih enak. Tapi untuk seumuran Rakha (1,5 tahun) bermain itu harus ada yang menemani. Memandang wajahnya yang imut, lucu, dan menggemaskan, selalu tergoda untuk menemaninya bermain. Hiiiksss
Makanya sekarang memutuskan untuk datang ke kantor aja biar bisa fokus dan menyelesaikan pekerjaan.
eh, tapi kok malah nulis blog sih?? katanya kerja?? #eaaaaa =D