Tadi malam ku lihat rembulan mengintip dari balik jendelaku.. tak biasanya malam begitu cerah hanya diselimuti awan yang tipis dan diterangi oleh cahaya bulan. Meski bintang tak tampak dalam penglihatanku, aku yakin di belahan bumi sana, ada orang-orang yang bisa melihatnya...dan mungkin mereka tidak melihat bulan yang bersinar terang, sepertiku di sini.
Purnama tak lagi sempurna.... tapi sinarnya tetap terang, cukup bagiku untuk malam ini. Cukup untuk sedikit mengusir mendung yang terus menggelayut sepanjang hari. Meski hujan telah lewat, tapi dinginnya masih terasa. Mungkin sebagian pohon dan tanah masih menyimpan titisan airnya, tak tampak mata tapi ku yakin masih ada...
Terima kasih rembulan... kau telah membuat hariku bercahaya kembali, meski tak mungkin kulupa rasanya hujan dalam sekejap saja. Tapi hadirmu malam ini cukup menenangkan batinku sebelum ku pejamkan mata untuk menghadapi hari esok yang lebih berat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar