hari ini sehabis ngajar (di gedung B) ku niatkan untuk melewati ruangan perpustakaan, memotong jalan ke gedung C tempat aku biasa mangkal :p berhubung lupa bawa tas laptop dan bawa2 tugas mahasiswa juga, lengkap sudah alasanku...
sering aku perhatikan, dosen-dosen memang sering motong jalan lewat sana kalau hendak mengajar atau habis ngajar untuk ke gedung C. Struktur bangunan kampusku yang melingkar itu mengharuskan orang sedikit memutar kalau mau pindah gedung. Karena bawaanku berat plus aku juga ingin "beramah-tamah" dengan ibu2 perpus... maksud hati begitu...
eh, apa yang terjadi ketika sampai di perpus... begitu melangkah memasukan arena ibu-ibu itu, dengan sopan aku meminta izin lewat.. (biasanya staf yang lain langsung nyelonong aja)
"misi bu... numpang lewat ya" sapaku pada seorang ibu yang wajahnya sangat familiar tapi selalu lupa namanya (emang penyakit lama nih)
"mau ke mana?" tanyanya dengan nada datar
"mau ke gedung C bu, bawaanya berat nih.." jawabku sambil cengar-cengir (sok2 ramah..hehe)
"ini bukan jalan umum" masih dengan nada datar dan tidak menunjukkan ekspresi bercanda
waaah, dari pada aku cari masalah, lebih baik muter aja deh... maklum, "anak baru" harus bisa jaga diri... (huu... su'udzon kan bakal diomongin ini-itu)
"gitu ya bu? makasih ya bu" sambungku sambil berlalu dan melempar senyum yg (diusahakan) semanis mungkin... hehe
sampai di ruangan segera ku tanya pada rekanku yg juga dosen (tapi dosen tetap, bukan seperti ku)
"emang klo dosen gak boleh lewat perpus ya" tanyaku dengan nada sedikit kecewa
"boleh kok...aku sering lewat sana" jawabnya
"aku tadi gak boleh... akhirnya muter deh...huhuhu" cerita dengan nada lirih... (halaaaaah)
"lho kok? gak tau kali kalo lu dosen" timpal teman yg lain
"tapi harusny tahu... waktu itu pernah koordinasi buku apa yg mau dipake pas awal2 semester" belaku
eeeeh.... ujung2nya... teman kantor yg lain (sebut saja ibu Y) yg emang terkenal ceplas-ceplos dan sudah cukup senior di sana, langsung bilang..
"nanti saya bilangin ke ibu2 perpus... ini dosen juga kok" sahutnya dengan nada tinggi
waduuuuh, jadi gak enak saya...
"gak usah deh bu, nanti saya dibilang tukang ngadu lagi" sambungku dengan nada memohon biar gak diaduin...hehehe
bla..blaaa.blaaa... (ceritanya debat panjang di ruangan soal ini...capek klo ditulis semua :p)
akhirnya... si ibu keluar ruangan... balik-balik
"jadi ke perpus bu?" tanyaku penasaran
"iya, sudah saya bilangin. tapi secara gak langsung. cuma bilang klo staf sini banyak yg dosen juga lho" jawabnya serius
"terus ibu2nya bilang apa? " tanyaku tambah penasaran
"iya si ibu itu (yg melarangku lewat sana) bilang.. yaaah yg tadi berarti dosen donk... duh, maaf deh" begitu katanya menirukan si ibu
tuh kan pit.... makanya... gaul donk sama ibu2 itu.. akibatnya gak dikenal kan.. bener juga kata Pak X (dosen yg lain) kalau aku kurang "self-marketing" nih.. fiuuuuh -__-'