Selasa, 21 September 2010

aku yakin dia mencintaiku... dengan caranya sendiri ^^

di SMS kadang tidak dibalas.. atau lamaaa sekali balasnya
di telpon, lebih banyak gak diangkat...
berharap ketemu di dunia maya? chatting or anything... meski bikin janji dulu...fiuuh
jadi bikin maleeesss

seringkali bikin curiga, prasangka, menduga-duga...
sayang gak sih sama aku??? *mellow mode on*

kalau lihat teman yang ditelpon sama pasangannya, bahkan sampai 3X sehari... (kayak minum obat ) sekedar nanya lagi dimana? sudah makan belom? makan apa? jadi suka ngiriiiii...huhuhu. Padahal tinggal serumah lho....

Inilah nasib kalau punya pacar (baca: suami) yang jauh di mata dekat di hati...
tapi kata orang sih, nikmatin aja dulu... kalau ntar sudah serumah bisa bosyen ketemu dia lagi - dia lagi (bener gak sih?)

tapi terlepas dari sifatnya yang jarang menjawab SMS dan telpon itu, aku yakin disetiap aktivitasnya di sana, dia selalu merindukan aku.. ya kaaaan??? (menghibur diri sendiri )

Kadang aku ingin seperti teman2ku tadi...
tiap detik, tiap menit, tiap jam, tiap hari... tahu pasangannya lagi ngapain, sama siapa, dimana.... (dah kayak iklan..hehe).
kadang aku menganggap, itulah cara seseorang mencintai... selalu menunjukkan perhatian lewat "pengawasan" tadi.. selalu mau tahu keadaan kekasihnya.

Tapi setiap orang memang punya caranya sendiri untuk mencintai orang lain, salah satunya suamiku ini...
Karena cintanya, dia percaya padaku... aku mau ngapain, dimana, sama siapa... yang penting aku baik-baik saja...
Karena cintanya, dia meminta Allah selalu melindungiku... lewat doa-doa dalam sujudnya yang panjang...
Karena cintanya, dia memilihku menjadi pendamping hidupnya

Dan rasa cinta itu harus terus dipupuk dengan kasih sayang dan kepercayaan....
I Love U, Cinta...

Senin, 06 September 2010

Mudik Lebaran

Idul Fitri 1431 H..

Insya Allah tahun ini aku akan kembali menjalani tradisi mudik lebaran (pulang kampung di hari lebaran).. Terakhir kali aku mudik adalah 3 tahun lalu. Sejak kakak kedua menikah dan melanjutkan pendidikan ke spesialis, ia jadi tak bisa pulang. Belum lagi kakak pertama yang anaknya masih kecil-kecil... repot kalo jalan jauh. Jadi, tinggal akulah satu2 nya yang masih available untuk mudik. Alhasil, selalu papa mama lah yang "mudik" ke Jakarta (dasar anak tak berbakti...hehe).Selain karena alasan-alasan itu, kalau ortu yang ke Jakarta jadinya lebih hemat ongkos tho.. ?? nge-lawan arus lagi, jadi tidak perlu berdesak-desakan.. 

Tiga tahun lebaran ke Jakarta. Tak banyak saudara yang bisa kami kunjungi karena sebagian besar juga pada mudik. Akhirnya pilihan pun jatuh ke tempat hiburan dan mal-mal di sini. Hmm... ternyataaaa tempat hiburan pas hari Lebaran ruameeee bangeeet... kirain orang jakarte pada mudik semua, soalnya jalana sepiiii... huhuhu.

Tapi tahun ini, akan lain cerita. Untungnya aku dan suami punya tujuan mudik yang sama, Palembang. Rencana semula ortu tetap akan ke Jakarta, berhubung kakak kedua belum lulus juga, jadi tidak bisa pulang lama-lama. Dan aku, tetap harus mudik karena menemani suami yang mau berlebaran di Palembang. Huhuhuhu.... pisah sama ortu deh. Beginilah konsekuensi kalau jadi istri, tidak bisa "nempel" terus sama ortu..

Tiba-tiba rencana berubah. Ortuku berubah pikiran, mau lebaran di Palembang saja katanya. Soalnya keluarga di Jakarta juga pada mudik. Dan Alhamdulillah, ternyata kakak keduaku bisa libur 3 hari pas di hari lebaran... Yo wes, jadi juga mudik rame2 lebaran ini, insya Allah..

Bagaimana ya kira-kira pengalaman lebaran tahun ini???
mengingat inilah lebaran pertamaku dengan status sebagai seorang istri

we'll see....

Kamis, 02 September 2010

Aku bisaa!! Aku pasti bisaa..!!

Beberapa hari lalu, aku mendapatkan sebuah pesan FB dari seorang mahasiswa, isinya.. (intinya)
"bu, tolong pembagian kelompok matakuliah ProPeSI ditentukan oleh dosen saja. Takutnya ada ketidakmerataan programmer.."

membaca pesan itu membuatku terkenang kembali masa muda pas kuliah S1 dulu... kayak sekarang dah tua aja..hehe

*******
Semester pertama kami mendapatkan mata kuliah Dasar-Dasar Pemrograman yang isinya tentang bahasa Java.. Boro-boro mau bikin program, lha wong pas sekolah taunya cuma word dan excel...hehe. Untungnya, aku mendapatkan kelas yang student-based learning dimana dosen hanya menyediakan pemicu tiap pekannya dan mahasiswa diminta belajar mandiri. Sebelum perkuliahan berjalan, sang dosen mengadakan semacam pre-test untuk melihat siapa saja yang sudah "melek Java" atau paling tidak pernah membuat program. (baru tahu aku klo sekolah di Jakarta ada yang sudah mengenalkan bahasa pemrograman... maklum sekolah di kampung sih..hahaha). Nah, dari hasil tersebut kami dibagi2 per kelompok dan setiap kelompok ada minimal satu orang yang (boleh dibilang) "jago ngoding".

Waktu berlalu, perkembangan mahasiswa pun beragam. Ada yang tadinya gak bisa ngoding, jadi "jago ngoding".. tapiiii seingatku, banyak pula yang tetap gak bisa ngoding sampai akhir kuliah tersebut. Karena apa??? "ah, tugasku sudah selesai dengan sempurna oleh Si A" yaaa, karena mengandalkan teman yang "jago ngoding" tadi. Padahal, harapan dosennya dengan belajar kelompok itu, yg si Jagoan tadi bisa mengajarkan teman-temannya. hmm... termasuk aku kali yaa yg mengandalkan si Jagoan...hehe.

***********
Cerita kedua.
Apesnya aku...(atau beruntung ya??) adalah tidak pernah mendapatkan teman kelompok yang jagooooo banget ngoding. Tetap saja harus turun tangan meskipun porsi ngoding-nya gak banyak. Yang lebih heboh adalah ketika kuliah Sistem Penunjang Keputusan. Saat itu tugas akhirnya adalah membuat suatu aplikasi Sistem Penunjang Keputusan. Dan lagi-lagi, seolah stok lelaki (yg biasany jago ngoding) tiba-tiba ludeees.. padahal perbandingan cewek-cowoknya 1:3...uuu yeaaah. Jadilah aku dan keempat temanku yang lain harus berjuang sepenuh jiwa raga untuk mengerjakan tugas itu.. Girls Power . Kebetulan diantara kami berlima tidak ada yg jago ngoding..semuanya pas-pasan ilmunya...hohoho.

Sampai diujung pengumpulan tugas, aplikasi kami belum beres...oh noooo... Malam-malam harus rela nginep di kampus dan gak tidur demi mengerjakan tugas itu. Tapiii walaupun kami tidak jago-jago amat, alhamdulillah tugas kami akhirnya selesai. Tentunya dibantu oleh teman2 yg lain, meskipun tidak sekelompok. Trims ya temaaaan

Hasil tugas kami memang tidak terlalu bagus, Sederhana (a.k.a seadanya ) tapi satu yang tidak bisa ku lupa dan membuat ku bangga... bahwa aku bisa mengatakan.. ITU HASIL KARYAKU.... tidak cuma mengandalkan orang lain... menjadi sleeping-partner (bener kan yah istilahnya??). YES, ternyata AKU BISA...!!!

**********
Ingatlah, jika kita tidak bisa, jangan menyerah.. Karena keadaan akan membuat kita menjadi BISA!!! Justru ketika ada orang lain yang BISA dan dapat kita andalkan, kadang malah membuat kita menjadi TIDAK BISA!!